siap siap nih udah bulan juli
cihuyyyyy
Minggu, 30 Juni 2013
oriflame
oriflame adalah produk perawatan kecantikan yang terbuet dari alami dari swedia
dimana sistem penjualanya secara langsung/ direct selling atau dengan konsultan
yuk gabung jadi konsultan,raih keuntungan keuntungan yang keren2
just 49.900
call me yah....
dimana sistem penjualanya secara langsung/ direct selling atau dengan konsultan
yuk gabung jadi konsultan,raih keuntungan keuntungan yang keren2
just 49.900
call me yah....
Kamis, 26 April 2012
MSG: ZAT ADITIF yang dapat merusak otak anda
Ujian Akhir Sekolah( oleh:Sholichah/4
TPHP 1/Nis:6521)
Monosodium
glutamat, sering disingkat MSG, adalah zat kimia berbahaya yang dipakai untuk
memperkuat rasa makanan. Ada sebuah riset yang tengah berkembang yang
membuktikan bahwa zat aditif yang banyak dipakai ini adalah neurotoksin yang
sangat kuat.
Riset
menunjukkan bahwa aktivitas berlebih sejenis pengantar pesan dalam otak bernama
glutamate, zat asal protein yang menyebabkan excitation sel otak dan saraf
tertentu, dapat menyebabkan kematian sel dan pertumbuhan penyakit Parkinson.
Kebanyakan
bereaksi dalam jangka waktu 48 jam setelah mengonsumsi MSG (bahkan dalam jumlah
kecil), sehingga sulit untuk merunut balik makanan pembawanya. Gejala-gejalanya
meliputi sakit kepala, iritasi kulit, munculnya benjolan-benjolan pada mulut,
pembengkakan membran mukosa (pada mulut, gastrointestinal/pencernaan, atau
saluran reproduksi), hidung berlendir, insomnia/susah tidur, seizure, suasana
hati (mood) yang tidak menentu, rasa panik tiba-tiba, diare, jantung
berdebar-debar dan ketidakteraturan jantung lainnya, nausea (mual), mati rasa,
rasa tersengat, perasaan geli, sakit di dada, serangan asma dan migren -
gejala-gejala yang orang pikir adalah reaksi alergi.
Apakah
Anda dapat mempercayai bahwa produsen makanan bayi menambahkan MSG ke dalam
produk mereka? Ini sungguh-sungguh terjadi. Dan salah satu bahaya tersembunyi
dari MSG terdapat dalam formula bayi. Kebanyakan merek terkenal formula bayi
mengandung MSG dalam berbagai bentuk. MSG dapat menyebabkan kerusakan permanen
pada sistem saraf orang dewasa, tetapi pada anak-anak, sifat racunnya lebih
berbahaya. Teleponlah para produsen makanan bayi tersebut dan mereka akan
mengatakan bahwa produk mereka tidak mengandung zat neurotoksin yang sangat
kuat ini. Dan mereka tidak akana mengatakan kepada Anda bahwa mereka
menambahkan zat-zat lain yang merupakan zat pembentuk MSG, yaitu berbagai jenis
glutamat.
Para
produsen yang memilih untuk menuliskan MSG dengan nama berbeda, sebagai
komponen pembentuknya atau sebagai zat derivatif dari zat berbahaya ini,
berusaha menipu konsumen yang percaya kepada produk mereka. Pokoknya, namanya
saja yang berbeda, sedangkan kemampuannya untuk merusak otak sama saja. MSG
dengan nama apa pun tetaplah berbahaya. Toksin sistem saraf ini juga terdapat
dalam berbagai jenis zat aditif makanan.
Sumber-sumber
MSG:
*
Autolyzed yeast (ragi autolisis)* Kalsium kaseinat* Gelatin
*
Glutamat
*
Asam glutamat
*
Protein hidrolisis
*
Protein kedelai hidrolisis
*
Protein sayuran hidrolisis
*
Monopotasium glutamat
*
Sodium kaseinat
*
Ekstrak ragi
*
Makanan mengandung ragi
*
Yeast nutrient (zat gizi ragi)
Tetapi
MSG tidak hanya ditemukan dalam makanan bayi. Bila Anda makan di restoran cepat
saji, restoran 'keluarga', atau membeli makanan kemasan atau siap saji,
kemungkinan Anda telah mengonsumsi MSG secara teratur. Zat aditif ini sering
ditambahkan ke dalam berbagai jenis makanan dan sering diberi label 'rasa
alami', 'rasa ayam atau daging sapi alami', atau 'perasa alami'. Anda akan
dengan mudah mendapati MSG salah satunya pada sup, karena sup bruillon, kaldu sayuran
dan kaldu murni sering mengandung MSG.
Karena
zat aditif ini memiliki berbagai bentuk dan nama, kebanyakan pemilik restoran
menyangka makanan yang mereka sajikan bebas MSG, dan mempromosikannya demikian,
padahal kenyataannya, makanan-makanan tersebut bisa jadi dipenuhi oleh zat
kimia berbahaya ini. Para chef dan pemilik restoran, seperti kebanyakan orang
lain, tidak bisa selalu mengetahui nama-nama lain MSG yang begitu banyak. Anda
cenderung tidak akan menemukan MSG jika Anda makan di restoran dengan kualitas
tinggi yang hanya menyajikan makanan segar, dimasak dari proses awal, tanpa
menggunakan saus dan bumbu botolan.
Sedangkan
pada makanan siap saji atau restoran cepat saji, MSG dapat dengan mudah
ditemui.
Sejak
diperkenalkan oleh industri makanan lima puluh tahun lalu, MSG ditambahkan
dalam jumlah semakin banyak pada makanan kemasan, sup, makanan ringan dan
makanan siap saji. Anda mengira bahwa 'makanan sehat' Anda tidak mengandung
MSG? Coba pikirkan lagi. Mulailah membaca label makanan yang Anda beli untuk
melihat apakah makanan tersebut mengandung zat samaran MSG. Jika Anda menemukan
salah satu istilah di atas, berarti zat tersebut adalah salah satu zat
derivatif MSG.
Dikutip
dari buku *The Brain Wash: Detoksifikasi Otak* oleh Michelle Schoffro Cook,
2010. halaman 82-84
MSG: ZAT ADITIF yang dapat merusak otak anda
Ujian Akhir Sekolah( oleh:Sholichah/4
TPHP 1/Nis:6521)
Monosodium
glutamat, sering disingkat MSG, adalah zat kimia berbahaya yang dipakai untuk
memperkuat rasa makanan. Ada sebuah riset yang tengah berkembang yang
membuktikan bahwa zat aditif yang banyak dipakai ini adalah neurotoksin yang
sangat kuat.
Riset
menunjukkan bahwa aktivitas berlebih sejenis pengantar pesan dalam otak bernama
glutamate, zat asal protein yang menyebabkan excitation sel otak dan saraf
tertentu, dapat menyebabkan kematian sel dan pertumbuhan penyakit Parkinson.
Kebanyakan
bereaksi dalam jangka waktu 48 jam setelah mengonsumsi MSG (bahkan dalam jumlah
kecil), sehingga sulit untuk merunut balik makanan pembawanya. Gejala-gejalanya
meliputi sakit kepala, iritasi kulit, munculnya benjolan-benjolan pada mulut,
pembengkakan membran mukosa (pada mulut, gastrointestinal/pencernaan, atau
saluran reproduksi), hidung berlendir, insomnia/susah tidur, seizure, suasana
hati (mood) yang tidak menentu, rasa panik tiba-tiba, diare, jantung
berdebar-debar dan ketidakteraturan jantung lainnya, nausea (mual), mati rasa,
rasa tersengat, perasaan geli, sakit di dada, serangan asma dan migren -
gejala-gejala yang orang pikir adalah reaksi alergi.
Apakah
Anda dapat mempercayai bahwa produsen makanan bayi menambahkan MSG ke dalam
produk mereka? Ini sungguh-sungguh terjadi. Dan salah satu bahaya tersembunyi
dari MSG terdapat dalam formula bayi. Kebanyakan merek terkenal formula bayi
mengandung MSG dalam berbagai bentuk. MSG dapat menyebabkan kerusakan permanen
pada sistem saraf orang dewasa, tetapi pada anak-anak, sifat racunnya lebih
berbahaya. Teleponlah para produsen makanan bayi tersebut dan mereka akan
mengatakan bahwa produk mereka tidak mengandung zat neurotoksin yang sangat
kuat ini. Dan mereka tidak akana mengatakan kepada Anda bahwa mereka
menambahkan zat-zat lain yang merupakan zat pembentuk MSG, yaitu berbagai jenis
glutamat.
Para
produsen yang memilih untuk menuliskan MSG dengan nama berbeda, sebagai
komponen pembentuknya atau sebagai zat derivatif dari zat berbahaya ini,
berusaha menipu konsumen yang percaya kepada produk mereka. Pokoknya, namanya
saja yang berbeda, sedangkan kemampuannya untuk merusak otak sama saja. MSG
dengan nama apa pun tetaplah berbahaya. Toksin sistem saraf ini juga terdapat
dalam berbagai jenis zat aditif makanan.
Sumber-sumber
MSG:
*
Autolyzed yeast (ragi autolisis)* Kalsium kaseinat* Gelatin
*
Glutamat
*
Asam glutamat
*
Protein hidrolisis
*
Protein kedelai hidrolisis
*
Protein sayuran hidrolisis
*
Monopotasium glutamat
*
Sodium kaseinat
*
Ekstrak ragi
*
Makanan mengandung ragi
*
Yeast nutrient (zat gizi ragi)
Tetapi
MSG tidak hanya ditemukan dalam makanan bayi. Bila Anda makan di restoran cepat
saji, restoran 'keluarga', atau membeli makanan kemasan atau siap saji,
kemungkinan Anda telah mengonsumsi MSG secara teratur. Zat aditif ini sering
ditambahkan ke dalam berbagai jenis makanan dan sering diberi label 'rasa
alami', 'rasa ayam atau daging sapi alami', atau 'perasa alami'. Anda akan
dengan mudah mendapati MSG salah satunya pada sup, karena sup bruillon, kaldu sayuran
dan kaldu murni sering mengandung MSG.
Karena
zat aditif ini memiliki berbagai bentuk dan nama, kebanyakan pemilik restoran
menyangka makanan yang mereka sajikan bebas MSG, dan mempromosikannya demikian,
padahal kenyataannya, makanan-makanan tersebut bisa jadi dipenuhi oleh zat
kimia berbahaya ini. Para chef dan pemilik restoran, seperti kebanyakan orang
lain, tidak bisa selalu mengetahui nama-nama lain MSG yang begitu banyak. Anda
cenderung tidak akan menemukan MSG jika Anda makan di restoran dengan kualitas
tinggi yang hanya menyajikan makanan segar, dimasak dari proses awal, tanpa
menggunakan saus dan bumbu botolan.
Sedangkan
pada makanan siap saji atau restoran cepat saji, MSG dapat dengan mudah
ditemui.
Sejak
diperkenalkan oleh industri makanan lima puluh tahun lalu, MSG ditambahkan
dalam jumlah semakin banyak pada makanan kemasan, sup, makanan ringan dan
makanan siap saji. Anda mengira bahwa 'makanan sehat' Anda tidak mengandung
MSG? Coba pikirkan lagi. Mulailah membaca label makanan yang Anda beli untuk
melihat apakah makanan tersebut mengandung zat samaran MSG. Jika Anda menemukan
salah satu istilah di atas, berarti zat tersebut adalah salah satu zat
derivatif MSG.
Dikutip
dari buku *The Brain Wash: Detoksifikasi Otak* oleh Michelle Schoffro Cook,
2010. halaman 82-84
ZAT PERASA , MSG: ZAT ADITIF yang dapat merusak otak anda
Ujian Akhir Sekolah( oleh:Sholichah/4
TPHP 1/Nis:6521)
Monosodium glutamat, sering
disingkat MSG, adalah zat kimia berbahaya yang dipakai untuk memperkuat rasa
makanan. Ada sebuah riset yang tengah berkembang yang membuktikan bahwa zat
aditif yang banyak dipakai ini adalah neurotoksin yang sangat kuat.
Riset menunjukkan bahwa
aktivitas berlebih sejenis pengantar pesan dalam otak bernama glutamate, zat
asal protein yang menyebabkan excitation sel otak dan saraf tertentu, dapat
menyebabkan kematian sel dan pertumbuhan penyakit Parkinson.
Kebanyakan bereaksi dalam
jangka waktu 48 jam setelah mengonsumsi MSG (bahkan dalam jumlah kecil),
sehingga sulit untuk merunut balik makanan pembawanya. Gejala-gejalanya
meliputi sakit kepala, iritasi kulit, munculnya benjolan-benjolan pada mulut,
pembengkakan membran mukosa (pada mulut, gastrointestinal/pencernaan, atau
saluran reproduksi), hidung berlendir, insomnia/susah tidur, seizure, suasana
hati (mood) yang tidak menentu, rasa panik tiba-tiba, diare, jantung
berdebar-debar dan ketidakteraturan jantung lainnya, nausea (mual), mati rasa,
rasa tersengat, perasaan geli, sakit di dada, serangan asma dan migren -
gejala-gejala yang orang pikir adalah reaksi alergi.
Apakah Anda dapat
mempercayai bahwa produsen makanan bayi menambahkan MSG ke dalam produk mereka?
Ini sungguh-sungguh terjadi. Dan salah satu bahaya tersembunyi dari MSG
terdapat dalam formula bayi. Kebanyakan merek terkenal formula bayi mengandung
MSG dalam berbagai bentuk. MSG dapat menyebabkan kerusakan permanen pada sistem
saraf orang dewasa, tetapi pada anak-anak, sifat racunnya lebih berbahaya.
Teleponlah para produsen makanan bayi tersebut dan mereka akan mengatakan bahwa
produk mereka tidak mengandung zat neurotoksin yang sangat kuat ini. Dan mereka
tidak akana mengatakan kepada Anda bahwa mereka menambahkan zat-zat lain yang
merupakan zat pembentuk MSG, yaitu berbagai jenis glutamat.
Para produsen yang memilih
untuk menuliskan MSG dengan nama berbeda, sebagai komponen pembentuknya atau
sebagai zat derivatif dari zat berbahaya ini, berusaha menipu konsumen yang percaya
kepada produk mereka. Pokoknya, namanya saja yang berbeda, sedangkan
kemampuannya untuk merusak otak sama saja. MSG dengan nama apa pun tetaplah
berbahaya. Toksin sistem saraf ini juga terdapat dalam berbagai jenis zat
aditif makanan.
Sumber-sumber MSG:
* Autolyzed yeast (ragi
autolisis)* Kalsium kaseinat* Gelatin
* Glutamat
* Asam glutamat
* Protein hidrolisis
* Protein kedelai hidrolisis
* Protein sayuran hidrolisis
* Monopotasium glutamat
* Sodium kaseinat
* Ekstrak ragi
* Makanan mengandung ragi
* Yeast nutrient (zat gizi
ragi)
Tetapi MSG tidak hanya
ditemukan dalam makanan bayi. Bila Anda makan di restoran cepat saji, restoran
'keluarga', atau membeli makanan kemasan atau siap saji, kemungkinan Anda telah
mengonsumsi MSG secara teratur. Zat aditif ini sering ditambahkan ke dalam
berbagai jenis makanan dan sering diberi label 'rasa alami', 'rasa ayam atau
daging sapi alami', atau 'perasa alami'. Anda akan dengan mudah mendapati MSG
salah satunya pada sup, karena sup bruillon, kaldu sayuran dan kaldu murni
sering mengandung MSG.
Karena zat aditif ini
memiliki berbagai bentuk dan nama, kebanyakan pemilik restoran menyangka
makanan yang mereka sajikan bebas MSG, dan mempromosikannya demikian, padahal
kenyataannya, makanan-makanan tersebut bisa jadi dipenuhi oleh zat kimia
berbahaya ini. Para chef dan pemilik restoran, seperti kebanyakan orang lain,
tidak bisa selalu mengetahui nama-nama lain MSG yang begitu banyak. Anda
cenderung tidak akan menemukan MSG jika Anda makan di restoran dengan kualitas
tinggi yang hanya menyajikan makanan segar, dimasak dari proses awal, tanpa
menggunakan saus dan bumbu botolan.
Sedangkan pada makanan siap
saji atau restoran cepat saji, MSG dapat dengan mudah ditemui.
Sejak diperkenalkan oleh
industri makanan lima puluh tahun lalu, MSG ditambahkan dalam jumlah semakin
banyak pada makanan kemasan, sup, makanan ringan dan makanan siap saji. Anda
mengira bahwa 'makanan sehat' Anda tidak mengandung MSG? Coba pikirkan lagi.
Mulailah membaca label makanan yang Anda beli untuk melihat apakah makanan
tersebut mengandung zat samaran MSG. Jika Anda menemukan salah satu istilah di
atas, berarti zat tersebut adalah salah satu zat derivatif MSG.
Dikutip dari buku *The Brain
Wash: Detoksifikasi Otak* oleh Michelle Schoffro Cook, 2010. halaman 82-84
Jumat, 17 Februari 2012
Sistem Pemasaran Produk tempat PI
Di PT Mayora Indah
Tbk. (Jatake 1) Divisi candy khususnya sistem pemasarn produk salah satunya
yaitu dengan cara iklan dengan bunyi “Kopiko nomor
satu di dunia!”
Kopiko memang
sudah menguasai pasar dan sudah dijual di 50 negara di dunia.Tak hanya
di pasar lokal,sekarang permen Kopiko dengan mudah bisa ditemukan di banyak
toko swalayan di berbagai negara. Antara lain di Belanda, Jerman, Australia,
Thailand, Malaysia, Filipina, Meksiko, Arab Saudi, Polandia, sampai Afrika
Selatan. Dengan slogan
“Kopi Banget”, permen yang meluncur sejak tahun 1990-an ini mampu menyihir
lidah konsumen di banyak negara. Di pasar lokal, Mayora sekarang sudah
menguasai sekitar sepertiga dari total pasar kategori candy. Apalagi, selain
Kopiko, Mayora juga punya permen unggulan lainya, yakni Kiss. Kebanyakan produk permen kopi dibikin dengan hanya memakai
bahan penambah rasa dan aroma (flavor) kopi saja. Jarang ada permen yang
dibikin murni dengan ekstrak kopi.Sementara, Kopiko diolah benar-benar dari
ekstrak biji kopi asli. Mayora juga melengkapi
dirinya dengan tim riset yang handal. Tim riset inilah yang mencocokan produk
Mayora dengan keinginan pasar. Khusus untuk permen kopi, selera pasar lokal dan
internasional tidak jauh berbeda. Mayora juga memiliki kantor
pemasaran di sejumlah negara. Antara lain Malaysia, Thailand, Filipina, Jerman,
dan Polandia. Keberadaan pabrik Mayora di Thailand dengan bendera PT Inbisco
Niaga juga menjadi mendukung ekspansi Kopiko di pasar ekspor.Lewat pabrik di
sanalah, Mayora mampu menembus pasar di Amerika Serikat. Maklumlah, hingga
kini, pasar luar negeri masih mengganggap sebelah mata produk Indonesia.
Padahal, produk-produk Mayora yang dibuat di Indonesia sudah mengantongi
berbagai sertifikat yang diakui oleh dunia internasional.
Langganan:
Postingan (Atom)